QSW-M408S dengan modul SFP+ RJ45: link 2.5GbE mentok di 140 Mbit/s padahal 1G biasa lancar
Homelab, tidak ada yang aneh-aneh. Odroid H2 bertugas jadi router di port 2.5GbE-nya, dan saya mau menyambungkannya ke salah satu cage SFP+ 10GbE switch lewat modul copper RJ45, daripada menarik fiber melintasi ruangan.
- QNAP QSW-M408S, modul copper di salah satu cage SFP+ 10GbE
- router Odroid H2, port 2.5GbE onboard
- transceiver SFP+ RJ45 (10GBase-T), satu 6Com dan satu GWfiber
- patch cable Cat6a pendek, kedua box duduk di meja yang sama
Link-nya naik dan traffic jalan, tapi throughput-nya lucu:
2.5GbE port -> RJ45 SFP+ module -> QSW-M408S SFP+ cage
iperf3: about 140 Mbit/s
same router, plain 1GbE RJ45 port on the switch
iperf3: full gigabit, no complaints
Yang sudah saya coba:
- tukar-tukar kedua modul, 6Com dan GWfiber sama saja perilakunya
- ganti patch cable dan pindahkan modul ke cage SFP+ lain
- balik ke port RJ45 gigabit biasa untuk membuktikan router dan kabelnya baik-baik saja, itu asal baris gigabit di atas
Jadi apa switch-nya memang tidak bisa 2.5G lewat cage SFP+ copper, atau modul-modul ini memang bukan barang yang cocok buat multigig?
Comments 5
Yang membatasi kamu di sini bukan switch-nya, tapi modulnya.
Copper SFP+ kelas murah biasanya cuma negotiate di 1G dan 10G, tidak ada lagi selain itu. Rate multigig di tengah-tengah itu fitur terpisah: modul yang mendukungnya bakal bilang begitu, mencantumkan 2.5G dan 5G di samping 1G dan 10G, karena itu NBASE-T, bukan 10GBase-T biasa. Kalau modulnya tidak sanggup di rate yang diminta ujung satunya, hasilnya persis gejala kamu: link naik, secara teknis jalan, tapi cuma bawa sebagian kecil dari yang seharusnya, sementara jalur gigabit biasa mulus karena 1G memang salah satu rate yang sanggup dipegang modulnya.
Jadi sebelum menyalahkan QSW-M408S, cari modul yang secara eksplisit mencantumkan 2.5G dan 5G di spesifikasinya. Wiitek yang muncul waktu saya cari hal yang sama. Kalau datasheet-nya diam soal rate-rate itu, anggap saja modulnya memang tidak sanggup, apa pun yang ditulis penjual di listing-nya.
Saya sendiri belum pernah coba kombinasi itu di QSW-M408S, jadi beli satu modul dulu dan test sebelum order banyak.
Sebenarnya kedua modul itu klaimnya apa? Bukan marketing di listing, tapi rate list di datasheet-nya. Banyak SFP+ 10GBase-T murah yang cuma pernah mengiklankan 1G dan 10G, dan semua yang di antaranya dibiarkan jatuh ke mana pun dia jatuh.
Terus, switch-nya kasih tahu rate berapa yang dipakai port itu, atau cuma bilang link-nya up? Dan H2-nya melaporkan apa di sisinya? Port yang mengira dirinya di 2.5G padahal cuma bawa 140 Mbit/s, dengan port yang diam-diam turun ke rate lebih rendah, itu dua masalah berbeda dengan dua solusi berbeda.
Cerita yang sama di hardware berbeda. Saya punya Chelsio T520-CR dan tanya-tanya soal copper SFP+ sebelum beli: jawabannya, modul RJ45 merek FS jalan di card Chelsio pada 1G dan 10G tanpa penanganan khusus, dan orang-orang sudah lama pakai modul yang sama di NIC Chelsio maupun Intel tanpa masalah. Begitu obrolan masuk ke 2.5G dan 5G, semua orang jadi tidak jelas. Itu bagian yang bikin copper SFP+ tidak bisa diandalkan, di diskusi itu sama seperti di kasus kamu.
Saran yang akhirnya saya ikuti adalah berhenti beli transceiver dan ambil T520-BT dengan port RJ45 native saja. Kalau box yang kamu sambungkan punya port copper native yang bisa dipakai, cage SFP+-nya lebih baik dipakai buat fiber atau DAC.
Perlu ditambahkan ke daftar belanja: power budget, bukan cuma rate list.
Seorang rekan menyambungkan Mac Studio ke modul SFP+ RJ45 di USW Aggregation lewat kabel Cat6a 50-foot, dengan NAS 10GbE di cage lainnya. Autoneg tidak pernah membawanya ke 10G di situ, port-nya selalu mentok di 5000Base-T, dan mengunci 10GBASE-T secara manual malah bikin lebih buruk, bukan lebih baik: copy turun ke sekitar 100 MB/s. Kesimpulannya, adapter semacam itu kehabisan power budget dan cuma sanggup pegang 10G di run pendek. Yang membantu: mengunci rate secara manual supaya logic power-saving tidak ikut campur, menyalakan flow control, dan cari modul dengan power lebih besar, yang disebut di situ MikroTik S+RJ10. Alternatifnya adalah melepas modul copper sama sekali dan pindah ke switch yang sudah punya port RJ45 10GbE sendiri, USW-Flex XG dalam kasus itu, sehingga cage-nya bisa dipakai buat fiber atau DAC.
Di patch cable meja kerja semua ini tidak kelihatan, tapi jadi penting begitu kabelnya menembus dinding.
Setengah setuju. Modulnya mungkin memang terlalu terbatas, tapi saya tidak akan order apa pun sebelum lihat dulu bagaimana port itu negotiate.
Saya punya CRS305-1G-4S+IN di SwOS 2.18 dengan SFP RJ45 10Gtek yang cuma 1 Gbit duduk di cage SFP+. Jalannya adem dan solid, tapi itu cuma karena auto-negotiation dimatikan di port itu dan rate-nya dikunci ke 1G. Kalau autoneg dibiarkan hidup, cage SFP+ yang bicara dengan modul berrate list lebih sempit tidak akan pernah settle dengan benar, itu masih keluarga masalah yang sama dengan yang kamu ceritakan.
Kalau QNAP-nya bisa mengunci rate port, kunci ke 2.5G di kedua ujung dan ulangi lagi iperf3-nya. Tidak ada ruginya, dan itu bakal kasih tahu apa kamu perlu beli modul baru atau cuma mengejar-ngejar negotiation.