TP-Link ER7412-M2 SFP WAN menunjukkan RX 0.235 mW di optik BiDi tapi link tidak pernah naik
Kantor kecil, kami melepas box bawaan ISP dan mengakhiri fiber langsung di router. Handoff-nya AON, provider cuma minta VLAN tag, tidak ada PPPoE dan tidak ada registrasi ONT. Yang ada di rack:
- TP-Link ER7412-M2 V1, firmware 1.0.1, fiber masuk ke port 11 (SFP WAN)
- TP-Link TL-SM321B duluan, lalu FS generic 1000BASE-BX-U (TX 1310, RX 1490, 10 km, DOM)
- FRITZ!Box 5530 Fiber dengan modul FRITZ!SFP AON-nya (1000BASE-BX10, TX 1310 nm, RX 1490/1550 nm) sebagai referensi yang jalan
- patch cord LC yang sama buat semua test
Kedua modul kelihatan oleh router dan halaman DDM-nya tidak kosong:
Port 11 (SFP WAN): link down
DDM: RX power 0.235 mW
Jadi cahaya sampai dengan pasangan panjang gelombang yang benar, dan port-nya tetap tidak mau naik. Yang sudah saya coba:
- ganti TL-SM321B dengan FS BX-U justru karena panjang gelombangnya cocok dengan yang dikirim provider
- pindahin modul FS itu dan patch cord yang sama ke FRITZ!Box, link-nya langsung naik - jadi fiber, modul, dan port provider semuanya oke
- cek ulang VLAN tag di interface WAN, walaupun itu harusnya nggak ada hubungannya sama link itu sendiri
Apa lagi di sisi router yang bisa bikin port tetap down padahal RX power jelas-jelas ada?
Comments 3
Singkirin dulu auto-negotiation dari port itu. Set port SFP WAN ke fixed 1000M, bukan auto, simpan, biarkan port-nya re-initialise. Itu perubahan yang selalu disaranin TP-Link support buat box ini, dan biasanya itu aja sudah cukup: port-nya naik dan interface WAN langsung dapat address dari provider.
Secara mekanisme, yang kamu lihat itu negotiation 1000BASE-X yang nggak pernah selesai antara port router dan sisi AON provider. Optikmu nggak ada masalah, dan pembacaan DDM itu buktinya - RX power di panjang gelombang yang benar berarti jalur fiber dan pasangan BX-nya sehat, jadi masalahnya ada di sisi elektrikal dan negotiation, bukan optik. FRITZ!Box yang link dengan modul yang sama persis juga bilang hal yang sama dari arah lain.
Dua catatan yang perlu dicatat.
Fix speed di satu ujung doang cuma membantu kalau ujung satunya nggak lagi coba negotiate. Ini jebakan yang sama yang sering dialami orang dengan SFP 1G yang nangkring di cage SFP+, di mana modulnya kedetect, nggak ada rx loss, nggak ada tx fault, tapi interface-nya keras kepala tetap nggak ada link sampai speed dan duplex di-pin manual di kedua ujung, bukan cuma di router.
Dan jangan jadikan ini aturan universal buat semua port fiber. Kasus sebaliknya juga ada: interface fiber Huawei AR2220 yang tetap down melawan switch pihak ketiga sampai dikembalikan ke
negotiation auto, karena peer-nya ngarepin negotiation sedangkan router-nya di-force. Samakan dengan ujung satunya, jangan asal tebak.Port 11 disetnya ke apa, auto atau fixed speed? Terus kamu tahu nggak sisi satunya dikonfigurasi gimana - port provider itu di-pin di 1000M atau dibiarkan negotiating? Dua jawaban itu bareng-bareng yang nentuin apa negotiation 1000BASE-X punya lawan bicara sama sekali.
Satu lagi sanity check selagi kamu di halaman DDM: apa pembacaan RX-nya jatuh ke nol kalau fiber dicabut dari modul? Saya udah cukup sering lihat nilai web UI yang basi, jadi mau itu dikonfirmasi dulu sebelum bikin teori dari 0.235 mW.
Port 11 memang di auto. Sisi satunya dikonfigurasi gimana saya jujur nggak bisa bilang - nggak ada yang di support line provider mau bahas setting port sama customer kecil, jadi pinned atau negotiating sama-sama cuma tebakan. Nilai DDM-nya setidaknya nyata: fiber dicabut, RX-nya jatuh ke nol, dipasang lagi, 0.235 mW balik lagi.
Fixed port 11 ke 1000M, simpan, dan link-nya naik dalam hitungan detik. Interface WAN langsung dapat address dari provider di percobaan pertama. Nggak ada yang lain berubah: FS BX-U yang sama, patch cord yang sama, VLAN tag yang sama, firmware nggak disentuh.
Jadi optiknya emang nggak pernah jadi masalah, port-nya cuma nunggu negotiation yang emang nggak bakal pernah selesai. Agak kesel juga halaman DDM nunjukin RX power sehat tapi statusnya link-down segitu lama tanpa ada petunjuk apa pun soal setting speed.