TL-SG3428X-M2 (V1): cage SFP+ 26 tidak mau link dengan TL-SM5310-T apa pun, cage 27 ikut kedip putus kalau itu dipasang
Saya pegang jaringan kantor kecil, satu ruang switch, dan empat cage SFP+ di access switch kami bawa link 10G ke rak server. Jalan berbulan-bulan tanpa masalah, sekarang satu cage tiba-tiba mati.
- TP-Link TL-SG3428X-M2 (V1), firmware 1.20.4 Build 20241104 Rel.40746, di-adopt di Omada
- empat modul TP-Link TL-SM5310-T 10GBASE-T di port SFP+ 25-28
- patch cord CAT6A, ujung satunya ke dua server dan satu NAS
Kondisi port saat ini:
port 25 up, 10G
port 26 down, no link LED with any module
port 27 up, 10G, but drops for a moment whenever a cable goes into or out of port 26
port 28 up, 10G
Yang sudah dicoba:
- modul dirotasi ke semua empat cage: modul dari 26 link normal di 25 dan 28, dan modul apa pun yang dipasang ke 26 tetap gelap, jadi modulnya sendiri sehat
- ganti patch cord baru, port ujung lain juga diganti, tidak ada perubahan
- reboot switch, disable/enable port, tidak ada perubahan
Yang tidak bisa saya jelaskan adalah port 27 yang ikut kedip tiap kali saya cuma pegang port 26. Apakah cage 26 ini sudah mati dan layak di-RMA, atau ada hal lain yang perlu disingkirkan dulu?
Comments 6
Ini regresi firmware di 1.20.4 Build 20241104, bukan hardware mati. Pola yang kamu jelaskan - satu cage SFP+ yang tidak pernah nyala dengan modul yang sudah terbukti bagus, plus tetangganya yang sempat putus waktu cage yang mati itu diganggu - persis yang dilakukan build itu ke modul tembaga TL-SM5310-T.
Downgrade switch ke rilis sebelumnya dan port-nya kembali normal. Praktisnya:
Orang TP-Link sendiri mengakui ada yang salah di rilis itu untuk switch Omada yang disesuaikan dengan controller v5.14, bilang sedang ditangani, dan menyarankan tetap di firmware lama untuk sementara. Jadi jangan habiskan tiket support untuk hardware, habiskan untuk nomor build-nya.
Kalau memang tidak bisa downgrade, satu-satunya jalan adalah bertahan dengan tiga cage yang masih jalan dan biarkan port 26 kosong. Itu bukan perbaikan, cuma cara supaya tetap bisa beroperasi sampai ada rilis yang sudah diperbaiki.
Sebelum isi form RMA: ini mulai kapan, dan apakah switch sempat kena update firmware sekitar waktu yang sama? 1.20.4 Build 20241104 itu masih cukup baru, dan controller dengan senang hati push image baru sendiri kalau automatic upgrade masih menyala.
Satu lagi yang perlu dipastikan: port 27 kedut cuma waktu 26 ada modulnya, atau waktu 26 kosong juga sama? Cage yang mati biasanya tidak bikin tetangganya flap. Bagian itu baunya jauh lebih ke software di balik port-nya daripada solderan yang retak.
Switch sama, build sama di sini juga, jadi kamu tidak sendirian. Port 25 baik-baik saja, port 26 tidak ada link LED dengan semua modul yang saya punya, dan 27 sama 28 hidup-mati - salah satunya kasih daya ke EAP783, jadi setiap putus langsung kelihatan jelas. Saya lewati ritual tukar-tukar modul yang sama persis dan sempat yakin cage-nya mati.
Ternyata bukan cage-nya. Box sempat kena update firmware tidak lama sebelum masalah mulai, dan balik ke image sebelumnya bikin semua empat port SFP+ kembali normal. Cek riwayat update dulu sebelum kirim apa pun ke mana pun.
Terkonfirmasi, dan agak malu juga saya nyaris kirim switch-nya keluar. Riwayat update menunjukkan 1.20.4 Build 20241104 masuk beberapa hari sebelum port-nya jadi aneh, dan saya tidak pernah menjalankannya secara manual, jadi itu masuk sendiri.
Downgrade ke rilis sebelumnya, adopt ulang, dan semua empat cage sekarang up di 10G termasuk port 26. Port 27 sudah tidak kedut lagi waktu saya utak-atik 26. Automatic upgrade sekarang sudah dimatikan dan image lama disimpan di file server di sebelah backup config.
Untuk arsip: satu keluarga produk yang sama punya jebakan firmware lain yang perlu diketahui. Di TL-SX3008F (V1) dengan SM5310-T(UN) yang menyuplai workstation, firmware 1.20.2 dan 1.20.3 bikin port SFP+ mati begitu PC-nya sleep atau dimatikan. Pindahkan modul ke cage kosong cuma manjur sekali per cage, dan setelah semua cage terpakai cuma reboot switch yang bikin port-nya kembali. Mengunci port di 1G menghindari masalah ini, dengan konsekuensi kecepatan yang sudah dibayar jadi hilang.
Pemilik lain kena hal yang sama dengan modul RJ45 dari 10Gtek (ASF-10G2-T), Wiitek dan Xicom di belakang adapter Iocrest AQC113. Downgrade ke 1.20.0 Build 20231011 Rel.42220 menyelesaikan masalah buat kami berdua. Gejala beda, pelajaran sama: penanganan SFP+ tembaga di build-build ini adalah sumber bug-nya.
Satu hal lagi yang perlu diingat untuk lini switch ini: modul yang nganggur bisa merugikan lebih dari sekadar satu port. Di TL-SX3016F yang jalan di 1.0.0 Build 20210730 Rel.65115, CPU nangkring di 87-89% tanpa traffic sama sekali dan mencatat baris CPU RISING THRESHOLD ke log tiap tiga menit.
Beban ini mengikuti jumlah modul yang terpasang - satu modul 0-1%, dua modul 73-76%, tiga atau lebih 88-90% - dan ujungnya ketahuan gara-gara modul Mellanox MFM1T02A-SR dengan fiber terpasang tapi tidak ada nyala di ujung satunya, jadi link-nya tetap down. Ganti modul itu ke Ubiquiti UF-MM-10G bikin CPU tetap rendah apa pun kondisi port-nya, dan cukup cabut modul yang tidak dipakai juga menyembuhkannya. Jawaban dari TP-Link sendiri, modul yang nongkrong di situ dengan link down memang mahal buat chipset-nya, dan bebannya turun begitu port sudah link dengan benar. Yang masih janggal dan tidak terjelaskan: ganti merek, biarkan modulnya tetap sama-sama nganggur, dan CPU-nya tetap adem. Jadi setelah balik ke firmware lama, lirik juga grafik CPU-nya.