Zyxel RGS200-12P mencetak "% SFP module doesn't support DDMI" untuk dua SFP Avago
Kami menyerahkan kabinet industrial dengan monitoring milik customer sendiri di atasnya, jadi DDMI yang terbaca di port uplink itu bagian dari acceptance list. Di RGS200-12P, dua port yang penting menolak mencetak apa pun sama sekali setelah DDMI diaktifkan, padahal kedua link-nya up dan forwarding.
- Zyxel RGS200-12P, DDMI enabled
- port 1/9: AVAGO ABCU-5740RZ-HP8, SFP copper 1000BASE-T
- port 1/11: AVAGO AFBR-5710PZ, 1000BASE-SX
- kedua link up, counter bersih di kedua sisi
% SFP module doesn't support DDMI
Yang sudah saya lakukan:
- matikan DDMI lalu nyalakan lagi, save, reload switch-nya
- pasang ulang kedua modul dan pindahkan ke cage lain - jawabannya sama di tiap port
- pastikan link-nya sendiri baik-baik saja, traffic lewat tanpa error
Jadi yang mana: switch-nya menolak membaca optik yang bukan dia jual, atau dua part Avago yang memang tidak punya diagnostik untuk diserahkan? Saya perlu kasih customer satu jawaban pasti sebelum handover, bukan cuma angkat bahu.
Comments 4
Ada dua penyebab berbeda yang bersembunyi di balik satu error string.
Port copper-nya itu perilaku yang memang diharapkan. SFP 1000BASE-T sebagai kelas tidak mengimplementasikan digital diagnostics sama sekali - tidak ada optical power untuk dilaporkan dan part semacam itu umumnya tidak punya diagnostic page, jadi 1/9 dengan ABCU-5740RZ-HP8 tidak akan pernah menampilkan temperature, voltage, atau power, bagaimanapun DDMI dikonfigurasi. Tidak ada yang perlu diperbaiki, tidak ada yang perlu dieskalasi.
Port fiber-nya hasil akhirnya sama tapi alasannya beda: part Avago yang itu memang tidak punya halaman DDM/DDMI di EEPROM-nya. SFF-8472 membuat diagnostic page itu opsional, dan banyak modul 1000BASE-SX generasi itu dikirim tanpa itu. Switch-nya di sini tidak sedang memblokir modul asing, dia melaporkan yang sebenarnya - tidak ada apa pun di dalam modulnya untuk dibaca.
Cek yang menyelesaikan ini dalam lima menit itu yang sudah disarankan: modul yang memang dispesifikasikan DDM-capable di cage yang sama. Zyxel SFP-LX-10-E di RGS200-12P mencetak blok DDMI yang lengkap, yang membuktikan switch dan konfigurasinya baik-baik saja. Catatan biasa soal vendor ini: posisi resmi mereka adalah optik third-party tidak tercakup dan bisa membawa packet loss serta masalah konektivitas, jadi kalau diagnostik itu acceptance criterion, masukkan "DDM/DOM capable" ke spec pembelian, bukan cuma berharap.
Kalau optiknya tidak bisa diganti di kabinet ini, monitor kedua port itu lewat link state dan interface counter dan tulis begitu di dokumen handover. Itu jawaban yang jujur, dan itu lebih baik daripada halaman DDMI kosong yang tidak bisa dijelaskan siapa pun setahun kemudian.
Ada dua hal yang layak dipisah sebelum kamu menulis apa pun. Pertama, apa switch itu mencetak DDMI untuk apa pun sama sekali? Pinjam modul yang kamu tahu DDM-capable, pasang di 1/11 dan jalankan command yang sama. Kalau blok lengkapnya keluar, sisi switch-nya terbukti dan dua part Avago itu satu-satunya variabel yang tersisa.
Kedua, jangan perlakukan modul copper-nya sebagai bukti ke arah mana pun, itu kategori tersendiri. Dan apa sebenarnya yang dikatakan datasheet AFBR-5710PZ soal digital diagnostics? Part itu cukup tua sampai saya tidak akan berasumsi dia punya itu sama sekali.
Terkonfirmasi di bench. Pinjam SFP-LX-10-E, pasang di 1/11 dengan fiber yang sama, dan DDMI mencetak set lengkap - temperature, voltage, bias current, Tx dan Rx power. Pasang lagi AFBR-5710PZ dan error string-nya langsung kembali. Port 1/9 dengan modul copper berperilaku persis seperti sebelumnya, yang sekarang saya harapkan begitu, bukan dikejar-kejar lagi.
Jadi switch-nya melakukan tugasnya dan modulnya jawabannya. Ini masuk ke handover sebagai properti modul, dan kemampuan DDM masuk ke spec untuk batch optik berikutnya. Itu menyelamatkan saya dari debat soal switch yang "rusak".
Berguna diketahui bahwa situasi yang sama terbaca sama sekali berbeda tergantung platform-nya, itu kenapa ini terus muncul lagi sebagai bug report.
Di PAN-OS,
show transceiver-detail allmencetak fielddiagnostic-monitorper modul:Yesberarti dia mengimplementasikan optical monitoring,Noberarti tidak, dan di kasus kedua modulnya tetap teridentifikasi normal sementara tiap nilai diagnostik kembali sebagaiN/A. Tidak ada error, cuma kosong - jauh lebih mudah diinterpretasikan daripada error string penolakan.Di Nokia 7210 SAS, nilai yang hilang bisa jadi soal software-nya: release awal tidak mengimplementasikan DDM sama sekali, dan dokumentasinya menambahkan bahwa untuk modul yang bukan dipasok Nokia, datanya mungkin ditampilkan tapi format dan akurasinya tidak dijamin. Tiga kemungkinan pemilik untuk satu field kosong - modul, platform, atau release.
Dan kadang itu cuma soal interface-nya: di switch TP-Link yang diadopsi ke Omada tidak ada halaman DDM di controller-nya, kamu buka terminal-nya, ketik
enabledan jalankanshow ddm status.